Tampilkan postingan dengan label Jenis Sapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis Sapi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 November 2014

Sapi Brahman, Sapi Potong Fenomenal

Sobat ternak yang kami cintai, minggu ini kami mulai kembali posting artikel mengenai salah satu jenis sapi yang barangkali sudah familiar di telinga sobat semua. Sapi Brahman, yang populer sebagai sapi potong unggul selain sapi limosin dan sapi bali. Dilihat sekilas dari namanya "Brahman" kita sudah pasti mengira sapi jenis ini adalah sapi dari negara India. Tepat sekali, sapi brahman merupakan strain baru perkembangan anakan dari sapi zebu yang juga berasal dari India. Pengembangan tingkat lanjut sapi ini adalah di negara Amerika. Awalnya sapi brahman belum begitu besar dan gemuk, setelah dikembangkan dan ditemukan proporsi yang tepat barulah expor impor sapi ini mulai ramai di pasar sapi pedaging dunia termasuk di Indonesia.
sapi brahman india
Sapi Brahman Asli India
Ciri - ciri sapi brahman yang paling kentara adalah punuknya yang besar dan kulitnya lebar. Gelambir di bawah kepalanya sampai di badan besar dan lebar. Postur sapi brahman juga sangat besar, mampu menyaingi sapi limousin dari segi berat dan kualitas karkas-nya. Jika dibandingkan dengan sapi lokal kita baik itu sapi bali maupun sapi madura sangat jauh bedanya. Jika sapi lokal hanya mampu mencapai bobot kurang dari 500kg, maka sapi brahman dapat mencapai lebih dari 1 ton berat badannya. Oleh karenanya sapi ini layak disebut sebagai salah satu sapi pedaging terbaik. Keunggulan lain dari sapi brahman adalah ketahanan fisiknya, jika biasanya sapi impor ketahanan fisiknya tidak sebaik sapi lokal, maka sapi ini tergolong memiliki ketahanan yang super. Dengan pakan yang kualitasnya rendah-pun sapi ini dapat tumbuh dengan baik, namun bukan berarti kita biasakan dengan pakan kualitas rendah, dengan pakan kualitas tinggi maka sapi ini dapat mencapai bobot maksimal dengan cepat. Selain ketahanan pangannya yang baik, sapi ini juga sangat penyakit terutama penyakit caplak yang sering menjangkiti sapi impor di Indonesia.

Sapi Brahman Amerika

Sapi brahman amerika adalah varietas sapi brahman unggul yang paling terkenal saat ini. Impor sapi brahman amerika sangat tinggi baik di Australia dan negara eropa lainnya. Sapi brahman amerika banyak dicari oleh para peternak besar di dunia karena secara genetik sangat cocok sebagai sapi persilangan atau sapi cross. Kualitas daging dan ketahannya tidak dapat disaingi oleh strain manapun. Dimulai pada tahun 1850-an, kisah keberhasilan peternak amerika dalam melahirkan sapi brahman unggul adalah kisah ternak sapi tersukses dalam sejarah. Kini anakan F-1 dan betina sapi brahman menjadi rebutan peternak sapi antar benua. Di Indonesia sangat sulit menjumpai peternakan sapi brahman asli dari Amerika. Bobot maksimal sapi brahman asli yang sudah dewasa adalah 1,1 ton untuk jantan, sedangkan betinanya adalah 700 kg. Belum ada informasi mengenai sapi brahman terbesar yang dicatat oleh museum rekor dunia.
sapi brahman, harga sapi brahman, ternak sapi brahman
Sapi Brahman Dewasa

Sapi Brahman Cross (BX)

Berawal dari keberhasilan sapi brahman amerika, lahirlah sapi brahman cross atau biasa dipanggil sapi BX. Yaitu sapi brahman amerika yang dibudidayakan di Australia dan disilangkan dengan sapi jenis shorthorn dan hereford, Ada pula yang menyilangkan sapi brahman dan droughmaster yang notabene juga merupakan sapi perah . Para peternak australia memanfaatkan kuatnya darah sapi brahman amerika sehingga anakannya lebih mirip sapi brahman amerika dibandingkan lawan silangnya dengan prosentase 80% dan 20%.

Pengambilan darah sapi brahman untuk diternak bertujuan agar anakan yang dihasilkan memiliki karakteristik sapi brahman yang kuat terhadap iklim dan lingkungan, daya tahannya dari penyakit juga tidak terbantahkan. Untuk bobotnya, berdasarkan teman saya yang beternak sapi brahman cross di daerah Jawa tengah, bobot dewasa dapat mencapai 1,2 ton untuk pejantan, dan betina nya berkisar 650 kg. Persilangan lain sapi brahman yang fenomenal lain adalah sapi Brangus. Hasil pertemuan antara sapi brahman dan sapi angus.
harga bibit brahman, brahman cross, bakalan sapi brahman
Sapi BX muda / bakalan

Harga Sapi Brahman dan BX

Bagi anda yang ingin mentahui kisaran harga sapi brahman saat ini, kami hanya dapat memberikan harga kisarannya saja. Itupun berbeda-beda berdasarkan variasi jenis persilangan dan peternaknya. Harga bibit sapi brahman (kebanyakan BX) untuk saat ini adalah kisaran 16 - 18 juta rupiah. Harga bakalannya relatif lebih tinggi daripada sapi limousin. Sangat baik untuk pedaging. Biasanya bakalan bobotnya kisaran 300 - 400kg dan berumur 2 tahun, tinggal digemukkan saja. Sedangkan harga sapi brahman dewasa yang siap potong adalah 35 - 40 juta rupiah. Jangan lupa untuk mencari informasi pada peternaknya mengenai pertumbuhan bobot tiap harinya.  Usahakan dapat mencapai 1kg lebih per hari. Baca artikel kami : panduan memilih bibit dan bakalan sapi

Demikian pembahasan kami tentang sapi brahman. Jika anda membutuhkan informasi lebih, bisa anda posting di kolom komentar maupun mengirim email kepada kami. Intinya, sah - sah saja jika anda berminat untuk memelihara ataupun beternak sapi jenis brahman. Namun alangkah baiknya jika pemeliharaan dan penggemukan yang kita lakukan juga dibarengi dengan manajemen yang baik. Sayang rasanya jika harga yang selangit itu kita sia-siakan dengan pemberian pakan dan gizi yang buruk sehingga tidak tercapai bobot yang maksimal. Kita juga berharap program pemerintahan yang baru dapat membantu meningkatkan produksi dan kesejahteraan para peternak sapi lokal. Salam ternak, sukses terus untuk anda. :)

Selasa, 29 April 2014

Sapi Limosin, Spesies Sapi Potong Terbesar

Halo sahabat ternak, jumpa lagi dengan tim usahaternak. Pada kesempatan kali ini, masih tentang info dan tips beternak sapi, kali ini kami akan mengulas tentang salah satu sapi yang menjadi primadona para peternak di dunia sapi potong. Pernah dengar tentang sapi limosin, sapi terbesar di kalangan spesies sapi potong? Ya, pada kesempatan ini kami akan mengulas tuntas informasi tentang sapi limosin. Sapi ini memiliki daging dan otot yang kuat serta besar sehingga, para peternak menilai sapi jenis limosin memiliki pasar yang baik dibanding sapi-sapi jenis lain.
Sapi limosin merupakan jenis sapi yang awal mulanya dibudidayakan di negara Perancis, awalnya sapi jenis ini diternak untuk menyaingi sapi jenis simental sebagai spesies sapi terbesar yang juga memiliki perawakan panjang, besar dan kekar. Secara fisik kita dapat mengenali sapi limosin pertama dari tubuhnya yang panjang, besar, dan berotot. Dari segi kulit, sapi limosin memiliki bulu yang berwarna coklat namun mengalami gradasi warna pada bagian kepala dan semua ujung kaki. Dengan kedua tanduk yang melengkapinya menambah kegagahan penampilan sapi jenis limosin.

Sapi Limousine: Sapi yang menjadi primadona para peternak

Keunggulan Sapi Limosin
Dari kelompok sapi potong, sapi limosin akhir-akhir ini banyak diternak karena keunggulannya dibanding sapi jenis lain. Tingkat pertumbuhan yang cepat yang mempengaruhi pesatnya kenaikan berat badan sehingga dagingnya juga semakin banyak. Meskipun dengan pakan sapi potong modern, biasa, maupun ekstra konsentrat pertumbuhannya bisa dibilang memerlukan waktu singkat dan tidak begitu merepotkan, hanya porsi yang berbeda harus disajikan. Dari sisi ketahanan tubuhnya, sapi limosin dikenal lebih tahan banting baik dari gangguan penyakit, cuaca, dan suhu. Hal inilah yang membuat para peternak senang memelihara sapi jenis ini. Selain itu, kualitas daging sapi limosin lebih lezat apabila dimasak, dan tekstur dagingnya berbeda dengan sapi potong pada umumnya.

Harga Sapi Limosin
Dilihat dari sisi ekonomi, harga sapi Limosin masih ditaraf yang cukup tinggi. Memang harga tersebut berbanding lurus dengan kualitas dan jumlah daging yang dihasilkan. Umumnya harga jual sapi limosin masih dua kali lipat harga sapi pedaging biasa. Harga jual yang masih tinggi ini jika dipengaruhi dengan tingkat pertumbuhannya yang cepat membuat para peternak beralih memelihara sapi jenis ini. Mendekati musim kurban/Idul Adha harga sapi limosin cenderung naik, namun tidak mengurangi antusias para konsumen memilih sapi jenis ini untuk sapi kurban. Terkadang terbesit pikiran harga yang dikeluarkan untuk seekor sapi sapi limosin bisa dipakai untuk membeli beberapa ekor sapi Jawa/brahman. Sekedar info, harga bakalan sapi limosin usia 4 bulan di kisaran 6-8 jutaan, harga itu cukup ideal jika kita melihat prospek pertumbuhan kedepannya.

Tips Memilih Bakalan Sapi Limosin
Dalam pemilihan bibit sapi limosin yang unggul dapat dilakukan dengan memilih bibitan yang memiliki ukuran kepala yang lebih besar, bentuk ekor yang pendek serta langsing, serta tanduk yang bersih dan proporsional. Satu lagi, untuk memilih sapi super yang berkualitas bagus pastikan sapi tersebut memiliki moncong yang hitam mengkilat kadang berlendir dan bentuknya menjorok ke depan. Dan untuk keperluan keaslian dari sapi limosin tersebut, anda bisa meminta sertifikat keaslian yang menyatakan asal usul sapi limosin yang akan anda ternak. Sertifikat sangat direkomendasikan pada anda yang memang sangat berniat untuk membuka usaha jual-beli sapi limosin agar pelanggan terpercaya dan respect terhadap sapi limosin yang anda jual.

Demikian sekilas informasi mengenai sapi limosin sebagai sapi potong terbesar yang menjadi favorit para peternak sapi belakangan ini. Semoga sedikit info ini berguna bagi anda yang akan beternak sapi limosin atau ingin membuka usaha jual beli sapi limosin.

Minggu, 23 Maret 2014

Jenis Sapi Unggul Di Seluruh Dunia

Malam sobat ternak, setelah banyak memposting artikel mengenai unggas dan ternak kenari, kini giliran kami berbagi informasi mengenai hewan mamalia yaitu sapi. Mohon maaf karena banyaknya materi, kami belum pernah mengulas sapi dalam blog ini. Namun, berhubung banyaknya permintaan dari rekan - rekan untuk menulis artikel mengenai ternak sapi, maka kami putuskan untuk menulis, siapa tahu banyak para pembaca usahaternak juga tertarik. Pada kesempatan ini, kami akan mengulas sapi mulai dari dasar, yaitu mengenai jenis sapi yang banyak dikenal di dunia. Sebelum masuk lebih jauh, ada baiknya kita juga mengetahui secara singkat mengenai mamalia yang satu ini.

Penjelasan Singkat Tentang Sapi

Sapi adalah binatang yang termasuk ke dalam ras hewan Bovinae. Biasa dipanggil lembu. Banyak orang memelihara sapi untuk diambil susu nya(diperah) dan diambil dagingnya sebagai makanan sehari - hari. Disamping itu sapi juga sangat bermanfaat bagi manusia karena dapat dijinakkan dan mudah untuk diarahkan, walaupun nenek moyang nya merupakan hewan yang liar. Hingga saat ini banyak masyarakat kita yang menggunakan sapi sebagai penggerak dan alat transportasi. Para petani menggunakan sapi sebagai penggerak alat untuk membajak sawah dan itu sangat memudahkan petani. Sapi juga lekat sebagai mata pencaharian masyarakat. Di zaman dahulu, selain kuda, sapi sangat berguna sebagai alat transportasi antar desa. Namun, sapi juga merupakan hewan yang disakralkan, beberapa suku di Indonesia mempercayai sapi sebagai hewan yang suci dan sakral. Mereka menggunakannya dalam berbagai acara perayaan dan ritual tahunan.

jenis sapi di dunia | ternak sapi | usahaternak
Persilangan jenis sapi di dunia menciptakan banyak varian unggul

Sekarang, sapi adalah salah satu komoditas paling unggul di beberapa negara termasuk Indonesia. Banyaknya jenis sapi yang tersebar di berbagai belahan dunia menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Apalagi setiap tahunnya umat muslim merayakan hari raya qurban, mau tidak mau hal ini juga berpengaruh terhadap naiknya pamor sapi pedaging sebagai hewan yang dapat digunakan sebagai bisnis. Namun, walaupun tidak di hari raya qurban pun, sapi sudah seperti kebutuhan sehari - hari dan banyak orang menginvestasikan uangnya untuk memelihara dan beternak sapi unggul.

Sebelum masuk lebih dalam untuk bisnis dan ternak sapi, ada baiknya kita pelajari terlebih dahulu mengenai jenis jenis sapi yang ada di dunia

Jenis Sapi di Dunia

Bila dikelompokkan berdasarkan pemeliharaan dan pembesarannya. Jenis sapi di dunia dapat digolongkan ke dalam tiga kategori. yaitu :
  • Sapi Potong / Pedaging
  • Sapi Perah
  • Sapi Pekerja
Dari tiga kategori tersebut yang paling banyak prosentase nya di Indonesia adalah jenis jenis pedaging dan perah. Untuk tipe pekerja jarang digunakan karena di zaman modern ini fungsi sapi sebagai pekerja telah digantikan oleh mesin. Oke, langsung saja kita bahas satu persatu apa saja sapi - sapi yang ada di dunia :

Jenis Sapi Potong & Pedaging

jenis sapi potong | ternak sapi | usahaternak
Sapi potong impor masih susah untuk dikalahkan
Sapi Ongole
Sapi ini merupakan sapi impor yang berasal dari negara India dan sudah banyak dikembangbiakkan di berbagai negara termasuk Indonesia. Sapi ini memiliki pertumbuhan yang tergolong lambat, karena mencapai dewasa lebih dari tiga tahun. Bobot ongole jantan mencapai 600kg sedangkan yang betina sekitar 300kg. Ciri utama sapi ini adalah gelambir yang ada di lehernya. Sapi ongole hanya termasuk dalam kelompok sapi berukuran sedang. Kebanyakan berwarna putih dan hitam.

Sapi Brahman
Sama seperti sapi Ongole, sapi brahman adalah salah satu dari berbagai jenis sapi dari India. Sapi Ongole bisa dibilang adalah turunan dari keluarga sapi brahman yang termasuk famili Indicus. Terlihat dari ciri yang sama yaitu memiliki punuk besar dan gelambir di leher. Sapi brahman termasuk sapi yang mempunyai daya tahan sangat baik, dalam berbagai pergantian cuaca ekstrim dan kekeringan, sapi ini masih dapat bertahan. Sapi ini mampu mencapai berat dan ukuran lebih besar dari ongole, yaitu dapat mencapai berat 1 ton atau 1000 kg. Dan brahman betina rata - rata mencapai berat 500 kg atau setengah ton. Dalam segi warna sapi brahman berbeda dengan ongole, kebanyakan brahman berwarna coklat, merah, abu abu dan hitam. Banyak tersebar dan diternak sebagai jenis sapi pedaging.

Sapi Angus
Sapi angus adalah sapi yang berasal dari Eropa, tepatnya dari daerah Inggris. Namun negara kita mengimpor sapi ini dari Selandia Baru. Ciri utama sapi angus adalah tubuhnya yang besar hitam dan kekar berisi namun tidak bertanduk. Sapi pedaging angus jantan mampu mencapai berat hampir 1100 kilogram. Sedangkan angus betina dewasa memiliki berat hingga 700 kilogram. Terkenal karena mutu dan kualitas dagingnya yang baik. Tidak banyak lemak di satu bagian.

Sapi Brangus
Anda pasti sudah paham apa arti brangus. Ya, brangus adalah persilangan antara sapi angus dan brahman dari India. bentuk tubuh dan warna sama dengan sapi angus, tetapi berbeda dengan angus, sapi brangus memiliki tanduk kecil di kepalanya. Tujuan persilangan ini adalah untuk menciptakan genetik angus yang memiliki daya tahan lebih baik dan tidak rewel dengan pakan. Dan juga tetap memiliki kualitas daging yang sangat baik sesuai warisan genetik sapi angus dari Inggris.

Sapi Shorthorn
Merupakan sapi yang berasal dari Inggris, bentuk tubuh berbeda sekali dengan angus dan ongole, terkesan lebih seimbang dengan punggung yang lurus dan tidak terlalu kekar. Nama shorthorn menandakan tanduknya yang pendek, namun beberapa jenis sapi shorthorn ada yang tidak bertanduk. Bulu sapi shorthorn bercorak bintik bintik kecil berwarna putih dan merah. Walaupun terkesan tidak kekar, namun sapi ini memiliki bobot setara dengan sapi angus yaitu mencapai 1100 kg.

Sapi Hereford
Sapi ini menambah panjang daftar jenis sapi dari negara Inggris. Sapi hereford terlihat unik dikarenakan corak warna di tubuh dan di kepala berbeda dan memiliki ciri khas tersendiri. Pada bagian muka depan hingga perut berwarna putih dan badan samping hingga kaki berwarna coklat. Bentuk badan yang kekar dan panjang menunjukkan ciri sapi dari Eropa. Berat tubuh sapi ini mencapai 900 kilogram untuk penjantan, dan betina dapat mencapai 750kg.

Sapi Murray Grey
Sapi yang dikembangkan di Australia, tepatnya di Lembah Murray. Persilangan antara sapi Angus dan sapi shorthorn dari Inggris. Proporsi tubuhnya sama persis dengan sapi angus namun memiliki bulu berwarna abu - abu seperti domba dan tidak bertanduk. Berat rata - rata yang mampu dicapai adalah 1200 kg untuk murray grey jantan, dan betina sekitar 700 kg.

Sapi Beefmaster
Adalah sapi yang pertama kali dikembangkan di AS, hasil persilangan antara sapi brahman jantan dengan sapi betina shorthorn ataupun hereford dari Inggris. Sapi ini bertubuh besar khas sapi Eropa dipadu dengan ketahanan tubuh yang baik terhadap lingkungan dan cuaca. Bulunya berwarna coklat kemerahan bercampur dengan putih kecil dan terdapat punuk pula seperti sapi brahman.

Sapi Droughmaster
Sapi ini sangat terkenal sebagai komoditas ekspor negara Australia. Berasal dari persilangan antara Sapi shorthorn jantan dari inggris dan brahman betina dari India. Sehingga terbentuklah sapi dengan kualitas daging yang sangat baik. Di Indonesia sapi ini juga banyak dikembangkan sebagai sapi unggulan. Ciri khas nya adalah warna coklat kemerahan merata di seluruh tubuhnya. Berat mencapai 950kg untuk jantan dan 725 untuk betina.

Sapi Santa Gertrudis
Sapi ini adalah kebalikan dari persilangan sapi droughmaster, yaitu antara sapi shorthorn jantan dan brahman sebagai betina. Mulai diperkenalkan di Amerika Serikat, tepatnya di Texas. Sekilas sapi ini sangat mirip dengan sapi droughmaster dari Australia karena warna bulu nya yang coklat kemerahan merata. Namun genetik dari brahman kebanyakan lebih dominan membuat sapi ini memiliki daya tahan yang sangat baik jika dibandingkan dengan sapi pedaging dari Eropa. Bobot sapi santa getrudis sama dengan droughmaster.

Sapi Simmental (Sapi Metal)
Sapi simmental adalah sapi yang berasal dari eropa, tepatnya dari Switzerland, merupakan tipe sapi yang serbaguna. Pada awal abad ke 19 sapi ini dikembangbiakkan untuk diambil susu nya, dijadikan pekerja dan juga sebagai pedaging. Walaupun terlihat garang dan kekar, namun sapi simmental adalah sapi yang paling jinak dan mudah untuk diarahkan. Warna identik dengan coklat di tubuh dan samping leher. Sedangkan warna depan kepala dan bulu di telapak kaki adalah putih. Berat yang dapat dicapai sapi metal jantan adalah 1200kg dan betina sekitar 800kg.

Sapi Limmousine
Adalah sapi yang terkenal dengan prosentase besar dagingnya dan banyak dikenal sebagai sapi pedaging terbaik. Berasal dari Perancis, sapi ini memiliki tingkat pertambahan daging paling tinggi diantara sapi potong lainnya. Hanya dalam waktu kurang dari dua tahun, sapi ini dapat mencapai bobot 800 - 900 kg. Dan menjelang tahun ketiga, sapi ini dapat mencapai bobot hampir 1,5 ton untuk pejantan. Ciri sapi limousine adalah bertanduk kecil lengkung, tubuhnya besar tebal dan bulunya yang merah rata. Warna bulu di sekitar telapak kaki sedikit putih namun tidak setebal sapi simmental.

Sapi Charolais
Sapi ini cukup terkenal di kalangan peternak sapi karena dikenal dengan posturnya yang tinggi besar dengan bulu warna perak terang kecoklatan dan tanduknya yang panjang. Dikenal pula sebagai sapi pedaging terbesar di dunia dengan tinggi melebihi 3 meter yang pernah tercatat. Berasal dari Perancis, dan akhirnya juga dikembang biakkan di AS. Berat jantan dapat melebihi 1,5 ton dan betina mencapai 950 kg. Kecepatan pertambahan dagingnya juga secepat sapi limousine yang juga berasal dari Perancis.

Sapi Charbray
Setelah dikembangkannya sapi Charolais di Amerika Serikat, muncullah jenis sapi baru yaitu charbray hasil peranakan dari charolais dengan sapi brahman dari India. Ciri tubuh sapi ini adalah bulu berwarna krem namun terdapat punuk dan tanduk kecil. Berbeda dengan charolais asli yang memiliki tanduk panjang. Bobotnya juga menyamai sapi charolais yaitu mencapai 1,4 ton untuk charbray jantan, dan betina 900 kilogram.

Sapi Peranakan Ongole (PO)
Merupakan varian sapi berkulit putih yang paling banyak dikembang biakkan di pulau Jawa. Berasal dari persilangan antara sapi ongole dari Sumba dengan sapi domestik jawa. Ini terlihat dari punuk dan gelambirnya, namun tidak sebesar ongole asli. Kebanyakan peternak memelihara sapi PO karena harganya yang cukup terjangkau namun memiliki kombinasi antara daya tahan ongole dan tenaga khas sapi lokal sehingga dapat digunakan sebagai pekerja disamping diambil dagingnya. Selain itu sapi ini juga cepat pulih setelah masa reproduksi.

Sapi Aceh
Adalah salah satu sapi pedaging lokal unggul. Hasil persilangan antara sapi lokal dengan sapi ongole. Untuk jenis sapi lokal, sapi aceh tergolong memiliki bobot yang berat. Untuk jantan mencapai 450 kg dan betina 275 kg. Baik sekali untuk sapi potong. Warna merah kecoklatan mewakili warna sapi lokal dengan punuk kecil khas ongole.

Jenis Sapi Perah

jenis sapi perah | ternak sapi | usahaternak
Persilangan sapi perah lokal meningkatkan produksi susu nasional 
Sapi Frisian Holstein (FH)
Populer disebut sapi holstein, merupakan sapi yang paling baik sebagai sapi perah. Berasal dari daerah Frisland, Holland. Namun banyak pula ditemukan di daerah Selandia Baru dan Australia. Ciri khas yang paling terlihat dari sapi ini adalah warna hitam putih yang ada di tubuh dan kepalanya. Walaupun tidak dapat tumbuh sebesar sapi potong Eropa, namun untuk ukuran sapi perah, dagingnya juga dapat diandalkan. Bobot FH dewasa hanya dapat mencapai 800 kilogram. Di Indonesia produksi susu sapi holstein sangat tidak maksimal, berbeda dengan di negara asalnya Belanda. Sehingga para peternak banyak yang beralih ke sapi Grati.

Sapi Grati
Sapi grati adalah jenis sapi perah hasil persilangan antara sapi FH dengan sapi lokal, diantaranya sapi jawa, sapi PO dan sapi madura. Sapi ini banyak dikembangkan karena kurang maksimalnya produksi susu sapi FH. Sapi ini hanya dapat diandalkan sebagai sapi perah karena produksi susu nya lebih tinggi dari FH namun karena perawakan yang lebih kecil dari FH, membuat sapi ini kurang tepat jika digunakan sebagai sapi potong. Warna hampir sama dengan sapi FH namun tidak secerah FH.

Sapi Jersey
Berasal dari Pulau Jersey, Inggris, sapi ini tergolong kecil diantara sapi Eropa lainnya. Bobot rata - rata sapi jersey jantan hanya 650 kg. Bandingkan dengan sapi angus yang beratnya dua kali lipatnya. Walaupun banyak diternak sebagai sapi perah di Inggris karena produksi susu nya yang sangat tinggi, di negara kita hampir tidak ada peternak yang mengembang biakkan sapi jersey ini. Ciri nya adalah bulunya yang berwarna coklat bercampur putih tipis.

Sapi Guernsey
Juga merupakan sapi perah yang berasal dari Inggris Selatan. Lebih jinak dan lebih kokoh daripada sapi jersey. Berat dewasa guernsey jantan mencapai 700kg dan betina berkisar antara 400 - 500 kg. Ciri umumnya yaitu bulu berwarna coklat kekuningan bercampur hitam dan putih. Tanduknya mengarah ke atas.

Sapi Guermey
Hampir sama dengan sapi guernsey dan juga berasal dari negara Inggris. Warna kekuningan sama dengan guernsey dan belang putih ada di kepala, pergelangan kaki dan bagian samping perut dengan tanduk menghadap ke depan. Berat dan bentuk tubuh menyerupai guernsey.

Sapi Ayrshire
Adalah sapi perah impor dari Eropa, tepatnya dari Skotlandia. Proporsi tubuh lebih kokoh dan lebih besar sedikit dibandingkan sapi jersey dan sapi guernsey. Bobot ayrshire jantan dapat mencapai 800kg dan sang betina 550kg. Perbedaan warna dengan jersey dan guernsey adalah bulunya yang cenderung merah dengan campuran putih. Tanduknya juga lurus dengan kepala dan mengarah ke atas.

Sapi Brown Swiss
Masa laktasi dan produksi susu nya tergolong yang tertinggi. Lebih kokoh daripada sapi perah impor dari Inggris, karena tulangan yang lebih besar. Berat jantan mampu mencapai 850 kilogram dan brown swiss betina sekitar 600 kilogram. Karakteristiknya yang tenang membuatnya mudah untuk dipelihara, dan memiliki daya tahan luar biasa khas sapi pedaging. Warna khas nya adalah warna bulu coklat sedikit abu - abu dengan warna hitam di ujung kepala, kaki dan bagian ekornya. Sapi brown swiss juga dapat digunakan sebagai sapi potong karena ukuran tubuhnya yang tergolong besar dan memenuhi standar.

Sapi Sahiwal
Sapi ini adalah sapi impor dari India yang produksi susu nya cukup tinggi diantara jenis sapi perah India lainnya. Bulunya berwarna coklat kemerahan dan bercampur dengan warna putih. Jika dibandingkan dengan sapi perah eropa, ciri sapi India sangat kentara dengan adanya ambing/gelambir yang besar di leher. Juga kaki nya yang cenderung tidak panjang dibandingkan dengan panjang tubuhnya. Namun kelihatan lebih sedikit berotot di bagian dada. Beratnya tergolong sedang, yaitu jantan berkisar 500 - 550 kilogram dan betina 350 kilogram.

Sapi Red Shindi
Berasal dari India. Sapi jenis ini terbiasa hidup di habitat yang gersang dan bersuhu udara tinggi. Dibandingkan dengan sahiwal, tubuhnya sedikit lebih kecil dan pertumbuhannya tidak secepat sahiwal. Warna bulu hampir sama dengan sahiwal dengan bentuk tubuh yang sama pula. Perbedaannya hanya pada produksi susu yang lebih kecil daripada sapi sahiwal. Beratnya juga berkisar antara 500 kilogram untuk pejantan, dan betinanya adalah 300 kg.

Sapi Australian Milking Zebu (AMZ)
Sama seperti namanya, sapi ini adalah sapi perah impor dari Australia hasil peranakan sapi jersey dengan sapi India sahiwal/red shindi. Persilangan ini menghasilkan sapi yang tahan penyakit dan suhu panas dibarengi produksi susu yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan sapi sahiwal dan sapi jersey sendiri. Warna bulunya coklat sawo matang bercampur putih tak berpunuk.

Jenis Sapi Pekerja

jenis sapi pekerja | ternak sapi | usahaternak
Sapi bali merupakan jenis sapi pekerja terbaik di dunia
Sapi Bali
Sapi bali adalah cerminan sapi pekerja yang sesungguhnya. Kuat, otot yang besar dan mengandung sedikit lemak. Kulitnya tebal dan daya tahan luar biasa. Mengandung keturunan dari sapi liar atau banteng. Ciri utama adalah warna kecoklatan merah bata untuk sapi bali muda, setelah dewasa warna akan lebih gelap hingga menjadi coklat kehitaman. Sapi bali merupakan produk asli Indonesia. Selain sebagai penarik bajak pada ladang pertanian, biasanya juga digunakan sebagai sapi pedaging karena tubuhnya yang besar dan berisi.

Sapi Madura
Sapi madura adalah hasil peranakan dari sapi bali dengan jenis sapi impor ongole dan sapi lokal jawa. Oleh karenanya sapi madura memiliki warna bulu coklat khas sapi bali dan berpunuk sedang seperti sapi ongole untuk si jantan. Tubuhnya relatif kecil dengan berat hanya kisaran 250 sampai 300 kilogram. Walaupun terglong kecil, tenaga nya sangat besar sehingga banyak digunakan sebagai sapi pacuan / karapan sapi khas madura. Kurang cocok digunakan sebagai sapi potong dikarenakan terlalu kecil prosentase dagingnya.

Demikian tadi artikel terlengkap kami mengenai jenis - jenis sapi dan berbagai macam sapi yang ada di dunia. Beberapa sapi impor di atas adalah jenis sapi ternak yang banyak dikembangkan juga di Indonesia. Baik itu melalui perkawinan alami maupun kawin suntik demi terciptanya sapi dengan kualitas unggul. Meskipun masyarakat kita sekarang banyak meminati sapi berbadan besar seperti limousin untuk sapi pedaging, namun sapi lokal juga tidak sepi peminat. Banyak masyarakat pedesaan yang mengembang biakkan sapi bali dan sapi madura karena harganya yang relatif murah dengan kualitas yang baik. Kami memohon maaf tidak dapat menampilkan gambar masing masingnya. Akan kami tampilkan pada postingan selanjutnya. Semoga artikel kami mengenai jenis sapi unggulan ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan sahabat sekalian.